BHP

Posted in Uncategorized on Desember 20, 2008 by antobem

SUDAH TERLALU LAMA KITA MENGKAJINYA REKAN-REKAN.

SEKARANG YANG DIBUTUHKAN ADALAH BENTUK AKSI NYATA DARI PEJUANGA KALIAN YANG MENGAKU MAHASISWA,,, YANG MENGAKU ADVOKAT RAKYAT.

BILA TAK SEDIKIT PUN KALIAN TURUT BERJUANG..

MAKA KALIAN ADALAH PENGHIANAT RAKYAT, YANG SUADAH MENIKMATI SUBSIDI PENDIDIKAN DARI UANG RAKYAT, NAMUN TAK MAUMEMBELA RAKYAT.

BAKAR SAJA ALMAMATER KALIAN YANG TAK MAU TURUT BERJUANG.

KALIANĀ  TAKĀ  PANTAS MEMAKAINYA

Bumi Eling’e Manungso

Posted in Uncategorized with tags on November 29, 2008 by antobem

Disebuah negri terdpat suatu kerajaan Bumi Eling’e Manungso.

Dikerajaan itu banyak pendeta yang menjadi penasehat kerajaan. kerena banyaknya pendeta dikerajaan, negri itu seakan akan seluruh pejabat kerajaannya hendak dibuat seperti pendeta, padahal negri itu negri yang ” manekowarni”. Kerena suasana kerajaan menjadi seperi tempat pemujaan,, maka satu demi satu pejabat kerajaan pun mengundurkan diri dari kerajaan itu,,karena tak cocok dengan sistem kerajaan yang Pendetanis banget. Bahkan kelompok pejabat kerajaan yang menamakan diri mereka KITTA, MULAI RISIH DENGAN SITUASI INI. padahal mereka telah susah payah agar kerajaan diterima oleh rakyatnya..

Akankah kerajaan Bumi Eling’e Menungso Berhasil diselamatkan atau akan kehilangan kepercayaan rakyat karena di dominasi oleh para pendeta?

pahlawan…Engkau dimana?

Posted in pahlawan, Uncategorized with tags on November 10, 2008 by antobem

hari in 10 november. adalah hari pahlawan. namun tampak sep[erti hari hari biasa saja. seperti dulu hanya dihiasi dengan upacarra – upacara bendera saja. tak ada rasa yang tertinggal setelah hari ini.Padahal, jika kita tau perjuangan para pah lawan dahulu kala dimana indonesia dibanjiri darah untuk merdeka.

kawan tanya lah pada nuranui kita masisng2, apa yangg talah kita berikan untuk indonesia?

DEMOKRASI TAK ADA UJUNG

Posted in politik on November 8, 2008 by antobem

demokrasi…… tentu yang ter niang di benak kita adalah zargonnya dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat….coba kitalihat dulu keadaan realnya di masyarakat.Negri ini adalah negeri yang kaya, rakyatnyapun taat membayar pajak, bahkan memilih wakil rakyatnya dan presidenyapun secara langsung… namun sungguh ironis setiap kebijakan yang muncul bukan mengayomirakyat tapi malah mencekik leherrakyat. keneikan harga BBM misalnya jelas sangat mencekik rakyat kecil, kemudian disisi lain para pejabat sibuk mengubah konstitusi menurut keinginannya. dapat kita ambil contoh UU pilpres jelas merupakan tarik ulur kepentingan politik. ENTAH SAMPAI DIMANA DEMOKRASI KITA AKAN BERUJUNG Yang pasti ketika demokrasi tidak mengikut sertakan masyarakat secara penuh maka demokrsi itu hanyalah demokrasinya para pejabat. Danyang ada buan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat tapi dari penguasa oleh antek-anteknya dan untuk penguasa (thanks 4 eko prasetyo,,yang telah memberi inspirasi)